Bukan diary, hanya catatan sembarangan dari keseharian anak yang hyper aktif

Senin, 12 Maret 2012

keterpaksaan mereka menjadi pengecut

angin nyanyikan suara lembayung malam.
bunga teratai duduk bersila di atas daunnya,
timbul tenggelam saat pasukan katak melompatinya.

aku bertanya pada seekor jangkrik, "hey, kenapa hanya bangsa kalian yang berbicara malam ini, mana bangsa yang lainnya?"
jangkrik menjawab, "inilah dunia Tuan, yang mana yang dianggap tak berguna akan disingkirkan!"
"memangnya keuntungan apa yang bisa kalian berikan jangkrik?"
jangkrik menjawab, "karena bangsa kami, adalah bangsa yang dapat diperjual belikan untuk santapan lukisan burung-burung tak berdaya!"
hening.
jangkrik meneruskan diskusi malamnya.

ku pandangi kusam dinding rumah.
aku bertanya pada seekor cicak. "hey cicak! kenapa sekarang kalian tak lagi ajukan pendapat kalian?"
cicak menjawab, "suara kami hanya dianggap kebisingan yang tak berguna Tuan! orang-orang lebih menyukai kebisingan absurd, erotisme, dan menggairahkan! jujur saja Tuan kami cemburu!"

Ku teriakkan kekesalanku pada keduanya, "KALIAN PENGECUT!"
tapi ku sadar bukan ini yang mereka inginkan.

fauzi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mari kita berbagi dengan mengomentari postingan ini.. haha